Category Archives: News

Upacara peringatan HUT KORPRI ke 47 Poltekkes Banten

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Repulik Indonesia (KORPRI) Ke 47 Tahun 2018,
maka Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten hususnya jurusan analis kesehatan dan keperawatan akan mengadakan upacara

Instruksi Upacara Memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke 47 Tahun 2018 Tanggal 29 November 2018 dengan tema “KORPRI: MELAYANI, BEKERJA DAN MENYATUKAN BANGSA”.

 

TRIBUNNEWS.COM – Hari ini, Kamis (29/11/2018) adalah hari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang diperingati setiap tanggal 29 November 2018. Korpri adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, Pegawai BUMN, BUMD serta anak perusahaan, dan perangkat Pemerintah Desa.

Meski demikian, Korpri seringkali dikaitkan dengan Pegawai Negeri Sipil. Kedudukan dan kegiatan Korpri tak terlepas dari kedinasan. Melansir dari Wikipedia, Korpri yang didirikan pada tanggal 29 November 1971 ini berdiri berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 82 Tahun 1971. Dibuatnya Kepres tersebut merupakan sebagai wadah untuk menghimpun seluruh Pegawai Republik Indonesia.

Organisasi Korpri memiliki struktur kepengurusan di tingkat pusat maupun di tingkat departemen, lembaga pemerintah non-departemen, atau pemerintah daerah. Saat ini kegiatan Korpri umumnya berkiprah dalam hal kesejahteraan anggotanya, termasuk mendirikan sejumlah badan/lembaga profit maupun nonprofit.

Pegawai Negeri Sipil atau PNS memiliki lima butir janji atau komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, pemerintah dan masyarakat umum. PNS secara non kedinasan tergabung dalam wadah Korpri. Pancaprasetya Korpri disebut juga sebagai sumpah/janji pegawai negri sipil yang bertujuan agar dapat menciptakan sosok PNS yang profesional, jujur, bersih dari segala korupsi, kolusi, nepotisme, berjiwa sosial, dan sebagainya.

Berikut Pancaprasetya Koprs Pegawai Republik Indonesia :

1. Setia dan taat kepada Negara Kesatuan dan Pemerintah Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

2. Menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara serta memegang teguh rahasia jabatan dan rahasia negara.

3. Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan.

4. Bertekad memelihara persatuan dan kesatuan bangsa serta kesetiakawanan Korps Pegawai Republik Indonesia.

5. Berjuang menegakkan kejujuran dan keadilan, serta meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme.

Lambang Korpri sendiri memiliki makna yang dalam. Dilansir Tribunnews.com dari laman resmi Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Banjar, Lambang Korpri diadakan dengan maksud untuk lebih menumbuhkan jati diri dan jiwa karsa anggota Korpri.

Ketentuan lambang Korpri diatur dalam Keputusan Musyawarah Nasional VI KORPRI Nomor : KEP- 09/MUNAS/2004 tentang Lambang, Panji, Dan Atribut KORPRI.

Berikut makna lambang atau logo KORPRI:

1. Pohon dengan 17 ranting, 8 dahan, dan 45 daun, melambangkan perjuangan sesuai dengan fungsi dan peranan Korpri sebagai Aparatur Negara Republik Indonesia yang dimulai sejak diproklamasikannya Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

2. Bangunan berbentuk balairung dengan lima tiang, melambangkan tempat dan wahana sebagai pemersatu seluruh anggota Korpri, perekat bangsa pada umumnya untuk mendukung pemerintahan Republik Indonesia yang stabil dan demokratis dalam upaya mencapai tujuan nasional dengan berdasarkan Pancasila dan Jatidiri, Kode Etik serta paradigma baru Korpri.

3. Sayap yang besar dan kuat ber-elar 4 (empat) ditengah dan 5 lima) ditepi melambangkan pengabdian dan perjuangan Korpri untuk mewujudkan organisasi yang mandiri dan profesional dalam rangka mencapai cita-cita kemerdekaan Bangsa Indonesia yang luhur dan dinamis berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hari Korpri Diperingati Hari Ini, CPNS 2018 Harus Tahu Sejarahnya, http://www.tribunnews.com/section/2018/11/29/hari-korpri-diperingati-hari-ini-cpns-2018-harus-tahu-sejarahnya.
Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Daryono

IMATELKI Dorong Analis Teknologi Laboratorium Medik Berkarir di Bidang Forensik

Senin, 17 September 2018 13:28

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Saat ini masih belum banyak analis kesehatan atau analis teknologi laboratorium medik (ATLM) yang memilih untuk memiliki karir dalam bidang dunia forensik.

Hal tersebut disampaikan oleh Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Bidokes Polda Jawa Tengah, Istiqomah, dalam seminar nasional dengan tema peran ATLM dalam bidang diagnosis laboratorium forensik, yang diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (IMATELKI) Jawa Tengah, Minggu (16/9/2018).

“Untuk angka riilnya saya memang tidak punya, namun secara garis besar dapat dikatakan analis kesehatan atau ATLM yang terjun di forensik itu belum banyak,” ujarnya dalam seminar yang diadakan di Hotel Semesta.

Padahal, sambung Istiqomah, peran analis kesehatan sebenarnya sangat kuat di dunia forensik, yakni sebagai analis pemeriksa forensik terhadap barang bukti kasus pidana, ataupun dapat menjadi saksi ahli dalam proses peradilan.

Senada, Kepala Laboratorium Forensik Cabang Semarang Nursamran Subandi mengatakan belum banyak lulusan ATLM yang bergabung di ranah laboratorium forensik.

Seperti misalnya di laboratorium tempat ia bekerja, hanya ada 3 orang yang memiliki basic lab klinis.

“Untuk itu peluang sebenarnya masih sangat besar,” tutur Nursamran.

Dijelaskannya, ada dua bidang yang sebenarnya bisa masuk kualifikasi bagi para ATLM yang ingin berkarir di laboratorium forensik, yakni ke bidang kimia dan biologi forensik dan bidang narkotika, psikotropika dan obat (narkoba).

Menurut Bintang Rizki Sulistyowati, ketua panitia seminar, ranah dari ATLM atau analis kesehatan sebenarnya luas. Namun, selama ini mayoritas ATLM atau ulusan tenaga analis lebih memilih untuk terjun ke laboratorium klinik.

“Padahal peluang kerja tidak hanya di lab klinik, ada bidang forensik misalnya,” ucap Bintang saat ditemui di sela-sela seminar.

Ia menambahkan, ATLM yang masuk ke forensik itu hanya dalam jumlah kecil. Karenanya, pihaknya mengambil tema forensik supaya dapat memberikan alternatif baru dan membuka wawasan para ATLM.

Untuk itu, Ketua IMATELKI DPW Jateng Nanda Aji Pangestu menyebutkan, tindak lanjut dari acara ini nantinya Imatelki akan membuka komunikasi mengenai peluang kerja di bidang forensik dengan para pemateri seminarpun akan membuka obrolan dengan instansi-instansi terkait agar dapat memfasilitasi mata kuliah terkait forensik di ATLM secara lebih mendalam.

“Sebab, selama ini meskipun ada mata kuliah forensik namun tidaklah dibahas secara detail dan mendalam,” kata Nanda.

Ia menambahkan, total 270 peserta berasal dari 9 kampus analisis se Jateng dan perwakilan DPW IMATELKI Pulau Jawa mulai dari DPW Jatim, Jakarta, DIY, dan Jabar yang mengikuti seminar nasional yang menghadirkan 4 pembicara ahli ini.”Ada Toeti Rahajoe (Pranata Labkes Ahli Balai Lab. Kesehatan Jateng), Wijanarko (Koordinator Lab. RS Dr. Amino Gondohutomo), Istiqomah (Dokter Forensik RS Bhayangkara Bidokes Polda Jateng), dan Nursamran Subandi (Kepala Lab. Forensik Semarang),” pungkasnya.(*)

Sumber: http://jateng.tribunnews.com/2018/09/17/imtelki-dorong-analis-teknologi-laboratorium-medik-berkarir-di-bidang-forensik

3 Tips Lancar Skripsi

Data sudah ada, ACC sudah di tangan, sekarang waktunya sidang pendadaran.

Sidang pendadaran adalah nikmat -yang dianggap menakutkan- bagi sebagian besarmahasiswa. Setelah berjuang keras untuk mengerti teori, mendapatkan data, mengolahnya sepenuh jiwa, sampai juga kamu di pintu terakhir perjuangan sebelum resmi jadi sarjana.

Menghadapi 3 dosen dengan pertanyaan tajamnya memang bisa bikin sakit kepala. Bayangan “dibantai” habis-habisan sampai cemas karena takut gagal sering menghantui pikiran. Nah, agar pendadaranmu lancar dan ujianmu bisa berakhir menyenangkan, cobalah enyahkan rasa takut dan deg-deganmu dengan tips ringan ini.

1. Konsultasikan “senjata” yang kamu punya pada dosen pembimbing sebelum sidang.

Pendadaran skripsi itu layaknya perang. Untuk berangkat ke sana, kamu perlu izin alias ACC dari “komandan”. Nah, layaknya prajurit yang baik, sebelum berperang kamu harus lapor terlebih dahulu padakomandan, menyiapkan peralatan perang. Jadi konsultasikanlah lebih dulu skripsimu untuk terakhir kalinya pada dosenpembimbing. Agar lebih mantap, kamu bisa meminta pendapat beliau tentang presentasi power point yang telah kamu buat, atau mungkin kelengkapandata tambahan yang harus dicantumkan saat pendadaran.

2. Belajar dan cari jawaban sebelum pendadaran biar tidak mati gaya

Agar kamu tak mati gaya dan bisa pertanyaan dengan lancar, mulailah dengan membaca ulang skripsiyang kamu buat. Kamu bisa menambahkan catatan-catatan keciluntuk belajar lalucobalah jabarkan lagi agar kamu benar-benar paham. Mungkin kamu mengambil tema tentang pembelahan sel, gak jarang mereka akan memberimu pertanyaan dasartentang struktur sel, seluk-beluk fungsi dan faktor yang mempengaruhinya. Nah, agar bisa segera memberikan kabar bahagiauntuk orangtua setelah sidang nanti,pastikan kamu paham dengan apa yang kamu tulis dalam naskahmu sendiri ya.

3. Berpakaianlah seperti kamu melamar kerja.Berpakaianlah seperti kamu melamar kerja.

Selain penguasaan materi, panampilan juga jadi faktor penting dalam keberhasilan ujian skripsi. Presentasi sendiridan diuji oleh dosen-dosen ahli itu kadang juga bikin grogi. Nah, agar grogimu menghilang, gak ada salahnya kamu coba kenakan pakaian yang paling nyaman dan bikin kepercayaan dirimu meninggi. Rasa deg-degan saat pendadaran akan membuatmu jadi berkeringat, jadi kamu bisa gunakan pakaian dengan bahan katun agar tak kegerahan. Selain itu, gunakanlah pakaian yang tidak ketat agar body language-mu saat presentasi lebih maksimal.Singkirkanlah perhiasan yangberlebihan agar dosen penguji berkonsentrasi padamu, bukan perhiasanmu.

Pendadaran adalahpresentasi ilmiah, bukan mau ketemu gebetan, jadi kerapian adalah poin paling penting. Perhiasan dan dandan menor harus kamu tinggalkan.

Peranan Mahasiswa dalam Pembangunan Bangsa

Mahasiswa sudah seharusnya dapat berperan dan menjadi garda dalam pembangunan bangsa. Peran mahasiswa dalam pembangunan bangsa yaitu :

1. Sebagai kontrol sosial

Mahasiswa dapat menjadi kontrol bagi berjalannya pemerintahan. Baik dalam pembuatan kebijakan maupun peraturan yang dilakukan oleh pemerintah. Mahasiswa juga bisa sebagai penyalur aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Aspirasi ini bisa dilakukan oleh mahasiswa dengan salah satunya dengan cara demonstrasi, tetapi demonstrasi yang dilakukan harus sesuai dengan peraturan dan tidak anarkis, serta tidak merusak infrastuktrur maupun sarana dan prasarana yang ada.

2. Kedua sebagai bagian dari perubahan

Sebagai kaum intelektual peranan mahasiswa sangat dibutuhkan dan penting dalam perubahan bangsa. Mahasiswa dapat merealisasikan teori yang di pelajarinya di kampus, terhadap masalah yang terjadi di masyarakat. Mahasiswa juga harus berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat dan memberikan solusi. Selain itu mahasiswa sebagai kaum intelektual adalah generasi penerus bangsa untuk meneruskan dan menggantikan generasi sebelumnya untuk melakukan perubahan bangsa ke arah yang lebih baik dan maju. Namun kini di era modern banyak mahasiswa yang terjerat dalam narkoba. Dan tidak melakukan perannya sebagai mana mesti perannya sebagai mahasiswa.

3. Ketiga sebagai iron stock.

Yaitu mahasiswa sebagai penerus atau aset cadangan bangsa untuk melakukan perubahan. Selain itu mahasiswa adalah harapan bangsa untuk meneruskan perjuangan di masa depan. Sebagai golongan muda pasti pada waktunya akan menggantikan golongan tua, baik pada orginasasi maupun pada pemerintahan. Oleh karena itu sebagai mahasiswa sudah seharusnya kita mempersiapkan diri sebagai garda penerus perubahan bangsa di masa depan.

Dari tiga point diatas dapat di ambil kesimpulan. Bahwa mahasiwa mempunyai peran dalam melakukan perubahan dan pembangungan bangsa ke arah yang lebih baik. Misalnya dalam lingkungan kampus yaitu, belajar dengan sungguh-sungguh, melakukan penelitian dan memberikan solusi terhadap masalah yang ada, menciptakan ide-ide dan gagasan-gagasan dari penelitian yang dilakukan. Dalam masyarakat mahasiswa dapat berperan sebagai aspirasi masyarakat terhadap pemerintah, melakukan kontrol terhadap kebijakan dan peraturan yang di buat oleh pemerintah, melakukan pengabdian kepada masyarakat sesuai bidang yang di kuasai. Dengan peran mahasiswa yang seperti itu tidak tertutup kemungkinan pembangunan bangsa akan cepat tercapai dan kesejahteraan masyarakat merata.